Senin, 14 Nov 2011, jam 20.35 di perempatan kuningan
Saya melihat Taxiku nomer S073, lampu menyala, tanda bahwa tidak ada penumpang. Lalu saya buka pintu, begitu masuk sopir bertanya “Mau kemana Pak?”
Saya jawab, “Mau ke Cawang”
Sopir berkata, “Wah, saya ngantuk Pak. Nggak jadi jalan”
Saya jawab, “Jadi gimana, ini jalan atau tidak?”
Sopir menjawab, “Maaf ya Pak, saya ngantuk benar hari ini”
Akhirnya saya pergi keluar dg terpaksa. Padahal saya lagi ngejar kereta di Cawang agar tidak pulang terlalu malam.
Kurang ajar benar ini Taxiku S073.
Kalau memang tidak mau mengangkut penumpang, bilang dari awal. Jangan ketika penumpang sudah duduk didalam, sopir bilang bahwa tidak mau mengangkut penumpang.



Pihak CS Taxiku sudah menjawab keluhan pelanggan:
=============
Yth, Bapak Arip Muttaqien
Dengan hormat,
Kami atas nama Taxiku Group dengan ini menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidak nyamanan yang telah bapak alami saat akan menggunakan jasa armada Taxiku.
Kami akan segera menindaklanjuti keluhan bapak dengan memanggil pengemudi yang bersangkutan guna proses lebih lanjut.
Jika Bapak tidak keberatan, mohon kami diberikan nomor telepon yang dapat dihubungi secara langsung guna menyampaikan permohonan maaf serta menjelaskan hasil proses dari pengemudi kami tersebut.
Demikian hal ini kami sampaikan, atas perhatian serta kesetiaan Bapak kepada kami selama ini tak lupa kami haturkan terimakasih.
Hormat kami,
Imam Junaedi
Customer Service Departement
TAXIKU GROUP
Jl. Ry. Bekasi Timur KM. 17
Jakarta Timur
Telp. 021- 4786 2121
Fax. 021 – 4786 8950
=============
Dan Pak Imam sudah menelepon ke kantor untuk menyampaikan permohonan maaf dan menjelaskan proses untuk sopir taxi.
Taxiku merespon dg cepat.
Good response! Thanks!
By: aripmuttaqien on November 15, 2011
at 4:11 am
very good respose…taxiku, good luck
By: henry on November 15, 2011
at 9:19 am
Saya bpk Ady pada hari jumat malam tgl 20/1/2012 jam 10 an malam saya hendak pulang dari mal of indonesia kelapa gading bersama keluarga. Saya lihat pengemudi taxi dgn nomor L 190 dgn lampu menyala tanda kosong penumpang berhenti dan menanyakan tujuan kepada saya, tetapi pengemudi menolak tanpa alasan yg jelas. Ternyata pengemudi taxiku pilih – pilih penumpang. Kalau memang tdk mau jgn berhenti dan bertanya. Dan kalau tdk mau krj mending tidur dirumah aja dan kasih kasih kepada orang lain yg benar – benar mau kerja. Mental seperti ini yg merusak citra taxiku, lebih baik cari pengemudi yg benar – benar mau krj, kalau tdk rumahkan saja. thx
By: Ady on January 20, 2012
at 6:22 pm
Setuju. Saya sering lihat Taxiku yang sedang parkir dipinggir jalan untuk waktu lama, kadang ada sopirnya lagi tidur dibelakang kemudi, kadang kosong, entah sopirnya kemana. Padahal saya yakin Taxiku punya banyak sopir2 cadangan yang NIAT untuk kerja dan cari penghasilan, tapi justru tidak dipakai karena selain armada kurang, ada permainan di internal Taxiku (ini kata sahabat saya yang juga sopir)…
By: Arpin Delog on January 28, 2012
at 1:06 pm
pada tanggal 28-01-2012 kira2 jam21.45,saya menyetop taxiku didaerah mangga besar dekat hotel amaris,saya minta di antar ke arah matraman.
selama perjalan menuju matraman keadaan semua baik2 saja.
tetapi setelah saya mengantarkan teman saya terlebih dahulu ke jalan penegak terus saya lanjut untuk menuju rumah saya yang berdekatan dengan jalan penegak-matraman, tiba2 supir dengan NO LAMBUNG: LC 324 TAXIKU,tidak mau mengantar saya sampai tujuan rumah saya dengan MEMARAHI saya dan MENYURUH SAYA TURUN didepan gang saja.
katanya pengemudi takut mobil lecet karena gangnya terlalu sempit, tapi dengan bersikeras saya tetap meminta pengemudi mengantarkan saya sampai tujuan.
saya meminta agar manajemen TAXIKU menindak pengemudi TAXIKU dengan NO LAMBUNG: LC 324,supaya sopan dalam berkata-kata terhadap konsumen.
karena nila setitik,rusak susu sebelanga..
karena perbuatan pengemudi NO LAMBUNG : LC 324 citra TAXIKU yang sudah baik dan profesional terhadap konsumen jadi hancur.
Thx buat perhatianya ya TAXIKU
By: hans on January 29, 2012
at 2:56 am